PERILAKU BULLYING PADA PELAUT WANITA SEBAGAI KAUM MINORITAS DI ATAS KAPAL

  • Renny Hermawati Universitas Maritim AMNI Semarang
  • Kundori Kundori Universitas Maritim AMNI Semarang
  • Endah Fauziningrum Universitas Maritim AMNI Semarang
Keywords: Phenomenology, Bullying, Female Sailors

Abstract

Internasional Maritim Organization (IMO)  mendukung penuh peran aktif wanita untuk meniti karir pada industry maritim. Hal tersebut secara jelas tertuang didalam salah satu konvensi internasioanal dari IMO dalam International Convention on Standard Of Training Certification and Watchkeeping (STCW) 1978 Amandemen 2010, chapter 14. Akan tetapi bentuk dukungan tersebut tidak memunculkan keseimbangan jumlah antara pelaut pria dan pelaut wanita di Indonesia. Berdasarkan data rekapitulasi yang diperoleh pada awal tahun 2022, dari 100% total pelaut di Indonesia,  97,8 % nya merupakan pelaut bergender pria, sedangkan 2,2 % sisanya adalah pelaut bergender wanit, yang berarti bahwa pelaut wanita adalah kaum minoritas diatas kapal. Keberadaan pelaut wanita sebagai kaum minoritas memunculkan berbagai tindakan bullying yang terpaksa harus mereka alami. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana meminimalkan tindakan bullying pada pelaut wanita di atas kapal dimana keberadaannya merupakan kaum minoritas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi, mengkaji dan menganalisa perilaku bullying yang menimpa sejumlah pelaut wanita di Indonesia agar dapat menurun . Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan metode riset fenomenologi (phenomenological research), dengan merekrut 16 partisipan pelaut wanita. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dengan teknik semi terstruktur serta studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data terkait fenomena menjadi esensi. Luaran yang ditargetkan adalah publikasi di jurnal berklaster  sinta  4 dan  prosiding nasional. TKT dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data dan adanya dukungan data awal terhadap pertanyaan penelitian yang ingin diteliti.

 

Kata Kunci: Fenomenologi, Bullying, Pelaut Wanita

 

Abstract

The International Maritime Organization (IMO) fully supports the active role of women to pursue careers in the maritime industry. This is clearly stated in one of the international conventions of IMO in the 1978 International Convention on Standard Of Training Certification and Watchkeeping (STCW) Amendment 2010, chapter 14. However, this form of support does not create a balance between male and female seafarers in Indonesia. Based on recapitulation data obtained at the beginning of 2022, out of 100% of the total seafarers in Indonesia, 97.8% of them are male seafarers, while the remaining 2.2% are female seafarers, which means that female seafarers are a minority on board. The existence of female sailors as a minority gave rise to various acts of bullying that they were forced to experience. The problem in this research is how to minimize bullying on female sailors on ships where their presence is a minority. The purpose of this study is to explore, study and analyze the bullying behavior that afflicts a number of female seafarers in Indonesia in order to reduce it. This study is a qualitative research, with phenomenological research methods, by recruiting 16 female seafarers participants. Data was collected by interview method with semi-structured technique and document study. The data analysis technique used is data reduction related to phenomena into essence. The targeted outputs are publications in synta 4 clustered journals and national proceedings. The TKT in this study is data collection and the existence of initial data support for the research questions to be studied.

 

 

Published
2022-12-23